Berbekal pakaian yang lusuh dan compang-camping, kau menghampiri setiap rumah yang kau lewati.
Dengan wajah memelas, kau berucap.
"asalamualaikum, selamat siang pak, bu, sedekahnya pak, bu" *dengan nada lirih.
(keluarlah sang tuan rumah)
"walaikumsalam, ini bu semoga berguna ya bu" *ucap sang juragan dengan tongkat yang menopangnya.
"terima kasih banyak pak, semoga allah membalas kebaikan bapak" *kata si pengemis
*Juragan hanya tersenyum dan membiarkan pengemis itu pergi.
(pengemis beranjak pergi dan mendekati rumah lainya)
Dirumah berikutnya orang tersebut justru tak acuh.
Namun pengemis itu tetap bersabar, lalu melangkahkan kakinya yang kokoh.
Jika sudah terlalu lelah dia putuskan untuk beristirahat melepaskan rasa lelah & lapar.
Tidak semua orang beruntung mendapatkan kehidupan yang berkecukupan
toh mulai hari ini mencoba bersyukur dari apa yang kau punya...
Kamis, 12 Desember 2013
Home »
Diary Fiktif
» Pengemis
0 komentar:
Posting Komentar