Malam.
Terasa nyata saat dirasa.
Terhempas angin tak terdera.
Ditambah rucukan air hujan.
Membuat suhu semakin berkurang.
Mutiara, hadirnya dirimu bagai rembulan.
Menjadi penerang hidupku yang kelam.
Aku selalu berusaha menjadi penerang.
Dikala hidupmu mulai sungsang.
Dengan bait ini aku berucap.
Berharap kau mengerti tulisan yang ku garap.
Jaga baik dirimu disana mut.
Aku hanya bisa memuja dan berdoa.
Semoga engkau selalu bahagia.
Aku ucapkan selamat malam.
Semoga kau sehat di keesokan yang akan datang.
Jaga tidurmu lelap mut
Jangan biarkan mimpi tak sedap menganggunya.
02/01/2015.
Ponco Dwi Putra
Terasa nyata saat dirasa.
Terhempas angin tak terdera.
Ditambah rucukan air hujan.
Membuat suhu semakin berkurang.
Mutiara, hadirnya dirimu bagai rembulan.
Menjadi penerang hidupku yang kelam.
Aku selalu berusaha menjadi penerang.
Dikala hidupmu mulai sungsang.
Dengan bait ini aku berucap.
Berharap kau mengerti tulisan yang ku garap.
Jaga baik dirimu disana mut.
Aku hanya bisa memuja dan berdoa.
Semoga engkau selalu bahagia.
Aku ucapkan selamat malam.
Semoga kau sehat di keesokan yang akan datang.
Jaga tidurmu lelap mut
Jangan biarkan mimpi tak sedap menganggunya.
02/01/2015.
Ponco Dwi Putra