Minggu, 21 Juni 2015

Pagi, ibu ku, dan aku.

*bssssssssst* suara hening kipas menghantarkanku pada rasa nyaman pagi ini, terkadang suara gemuruh kuda besi menganggu damainya pagi ini.


Suasana bulan puasa ini sangat kental terasa, berjuta-juta manusia berebut berkah yang melimpah. Tidak untuk non muslim, mereka beraktivitas seperti biasa dan juga berdoa kepada tuhannya.


*cooo* teriak agak tinggi suara ibuku, karena melihat aku akan terlelap dan melupakan dengan kewajibannya. Ibu ku mengingatkanku untuk beribadah, pada dasarnya aku malu dengan usia yang terus tumbuh masih di paksa untuk beribadah kepadanya.


aku bergegas melaksanakan kewajibanku, dan kembali ke ranjang sederhana nan empuk untuk merenggangkan otot ku dan melepas lelah untuk berhayal dalam alam mimpi. Namun satu teriakan dari ibu kembali menghanyutkan mimpi dan suasana ini, dan kembali kaki ini terpaksa melangkah mengikuti suara deruh tersebut.


*ada apa?* aku berucap dengan sayup. *antar ibu belanja* sembari melempar kunci untuk segera ku siapkan, lalu aku beranjak dan melaksanakan . Bagaimanapun dia tetap ibuku dan dia salah satu surga kecilku, aku akan menjaga dan terus menjaga surga kecilku itu.


Pagi ini, see you.

Pesan jalu terhadap jurinya

Sepi, semua terasa sangat sepi.
Hilang, terbayang sesuatu yang mulai menghilang.
Rindu, akan kenangan yang di rasakan dahulu, tapi itu dahulu sekarang koyak menjadi abu.
Maaf, tiada kata terucap selain maaf dan maaf...

Kini semua sudah terjadi, karena ego pribadi kita mulai menjauh dari kebersamaan ini.
Mau bagaimana lagi, sebab kau bilang hanya mengikuti kata hati.

Sahabat, sayang sekali kita tidak bisa bercengkrama layaknya dulu lagi, keadaan yang memaksa kita untuk berpisah. Karena keadaan yang memaksa kita untuk melupakan segalanya...

Bebas mengikuti kata hati, itu sebuah hakikat.
Ambil jalan itu dan terus kau telurusi, maka akan nampak lubang gelap atau terang yang akan kau dapati.

Aku tak bisa memaksa, karena karma begitu nyata.
Semoga engkau bahagia, karena asa bisa menjadi duka.

Cari saja aku jika engkau mulai merana, karena ini penuh dengan drama...


See you, have a nice day and allah bless you.