Ayah, kini kau semakin tua.
Kuatnya tubuhmu kini merona.
Dan tak ada lagi semangat membara.
Ayah, anakmu sudah besar.
Dan seharusnya sudah bisa memilih jalannya.
Tolong bimbing anakmu agar tidak tersesat.
Ayah, tak usah lah lagi ayah banting tulang.
Tenaga ayah tak sehebat dulu.
Dan tubuh ayah mulai rentan oleh penyakit.
Ayah, betapa bangganya anakmu.
Jika mendengar cerita-cerita ayah dahulu.
Kerja keras ayah demi menghidupkan aku dan ibu.
Ayah, sudah saatnya ayah istirahat.
Menikmati masa tua ayah, yang belum tentu ayah lain bisa merasakannya.
Ayah, lihat cucumu.
Betapa manjanya dia jika berada didekatmu.
Bagaikan aku dulu yang selalu menjadi pusat perhatianmu.
Ayah, kasihmu tak akan kulupakan.
Semangat juangmu akan ku kobarkan.
Maafkan aku ayah atas semua kesalahanku.
Ayah,Ayah,Ayah terimakasih atas semua yang engkau berikan.
I love you dad.
Kamis, 26 Juni 2014
Home »
Diary Fiktif
» Lafyu dad
0 komentar:
Posting Komentar